Melintasi Batas Kesunyian

Merenungi Hidup…..Dengan Segala Macam Hikmahnya

Arsip untuk Juni, 2006

Pindah Kewarganegaraan???

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 24, 2006

Pernahkah anda ingin menjadi warga negara Amerika?

Kalo itu dikatakan kepada saya, maka jawabannya adalah “YA”

Bukan karena saya tidak nasionalis. Tidak bangga kepada bangsa sendiri, atau juga tidak menghargai jerih payah dan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Lalu apa alasannya??

Jawabannya sederhana saja. Karena hak dan keamanan kita sebagai warga negara dilindung oleh pemerintah. Bandingkan saja, di amerika, setiap warga negara disana mendapatkan nomor jaminan sosial. Dengan adanya nomor tersebut akan memantau keberadaan setiap warga negara. Selain itu, meskipun anda jadi gembel. Paling tidak anda tidak akan menjadi gembel jalanan yang gak waras, hanya pake celana dalam tanpa baju yang kadang aku temuin dijalanan.

Jika anda bermasalah dengan hukum, maka anda akan disediakan pengacara yang dibiayai oleh negara. Dan sistem hukum, yang sudah tertata dengan rapi, dan cukup bersih, maka hukum akan lebih adil. Bandingkan dengan Indonesia, bahkan untuk membongkar dugaan korupsi yang dilakukan oleh ketua mahkamah agung, dengan dagelan yang sangat tidak lucu, maka hakimnya diganti begitu saja.(catatan, mahkamah agung yang seharusnya memberantas korupsi, justru diduga terlibat korupsi)

Jika anda bepergian dan tersangkut hukum, maka anda akan mendapatkan bantuan hukum dari kedutaan besar, dan anda akan diperlakukan dengan layak oleh pejabat hukum setempat. Bandingkan dengan Indonesia, bahkan untuk membebaskan TKW yang tersangkut hukum saja, negara ini tidak mampu.

So…..ternyata banyak untungnya jadi warga negara amerika

Tapi jika di bersediakan untuk jadi warga negara amerika. Maka jawabnya adalah “Tidak”

Aku cukup bangga menjad warga negara Indonesia. Aku masih punya cita-cita untuk menjadikan negara ini lebih baik, aku masih punya harapan kepada orang-orang yang terpercaya untuk merubah bangsa ini, dan aku akan berada di dalam barisan yang akan merubah bangsa ini

Ditulis dalam Dari Hidup | 12 Komentar »

Hidup adalah bersyukur

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 24, 2006

Tidak sengaja, bertemu dengan seorang teman lama. Aku sebut bertemu, karena kami belum pernah bertemu secara fisik, hanya bertemu lewat suara, sms atau juga YM.

Gak banyak yang bisa diceritakan, hanya sekedar nyambung silaturahim aja. Lagian, kebetulan juga, dia berasal dari Wonogiri juga, so seperti ketemu tetangga.

Di lain waktu, aku juga bertemu dengan kawan lama. Yang dulu pernah ngerasakan suka duka hidup di “jalanan”. Sekarang dia masih hidup di jalanan, menjadi tukang parkir tepatnya. Meski demikian, anaknya udah dua (bandingkan denganku, yang baru lulus sarjana dan belum nikah :D )

Hidup itu penuh dengan kejutan, bahkan kejutan yang kita dapatkan itu sungguh tidak terduga. Dan apapun kejutan itu, baik atau buruk, jelek atau bagus, sudah selayaknya kita kembalikan lagi kesadaran kita kepada Allah sang penguasa alam, bahwa semua adalah kehendak-Nya

Ditulis dalam Dari Hidup | Leave a Comment »

If

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 24, 2006

 

If the sun was frozen
And the cloud was gone
I just wanna say
I will stay beside u

Jika bumi diletakkan di tanganku
Dan api membakar telapaknya
Ku ingin kau mengerti
Sebuah pengorbanan adalah nyata

 

If the moon gone
And the night are cold
I just wanna remember
The time we have tomorrow

 

Jika hati tak tentu arah
Dan bibir tak henti bicara
Hanya sebuah pengertian
Akan dua hati yang menyatu

Ditulis dalam Dari Jiwa | Leave a Comment »

Sistem baikkah solusinya?

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 23, 2006

Ada sebuah pernyataan “Di Indonesia itu, siapapun pemimpinnya gak akan bisa berhasil sebelum bisa membuat sistem yang baik”. Jadi kalo menurut pernyataan tersebut, dalam semua hal mesti membuat sistem yang baik agar orang yang memimpin dapat bekerja dengan baik.

Ada satu pertanyaan dalam kepalaku, apakah sistem yang baik, dapat memberikan solusi yang baik pula. Lalu apakah manusia yang menjalankan sistem sudah siap dengan sistem tersebut??

Lalu, aku dihadapkan pada sebuah fakta. Gak usah jauh-jauh. Terkait dengan pengumuman hasil kelulusan siswa SMA kemaren. Secara nasional, hanya 8 % yang tidak lulus UAN. Berarti mengalami penurunan dibanding tahun kemaren. Tapi, satu fakta yang aku dengar, bahwa ternyata banyak hasil siswa sehingga lulus itu, ternyata bukan hasil kerja murni mereka. Justru para guru mereka yang membantu dengan mengerjakan soal tersebut, dan memberitahukan jawaban kepada muridnya

Bagaimana bisa dan dengan cara gimana?? Memang guru pada suatu sekolah, tidak mengawasi ujian di sekolah dia mengajar. Namun dengan kecanggihan teknologi, tentu saja jawaban itu bisa dikirim dengan cepat, yaitu dengan HP dan SMS. Cukup satu siswa yang diberitahu, dan jawaban itu akan tersebar ke dalam seluruh kelas.

Membantu memang, tapi apakah hal seperti ini diperkenankan?? Dan apakah kita begitu saja, menyerahkan masa depan negara ini kepada anak muda yang tidak jujur dan tidak teruji ilmu pengetahuannya?

Ditulis dalam Dari Pikiran | Leave a Comment »

Live atau Semi Live

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 19, 2006

Jika kita lagi menyaksikan siaran Piala Dunia di TV atau layar besar yang dipasang di pinggir jalan / kafe, pasti SCTV (yang memegang hak siar PD 2006 untuk Indonesia) atau stasiun TV luar negeri akan memasang tulisan "LIVE" di atas tayangan tersebut. Hal itu untuk menandakan bahwa siaran itu live alias langsung dari stadion yang sedang diadakan pertandingan bola itu.

Pertanyaannya, apakah benar tulisan LIVE tersebut menandakan bahwa apa yang sedang terjadi saat itu, secara langsung pada saat yang bersamaan dinikmati oleh pemirsa yang sedang nonton TV?

Sebenarnya, ada jeda waktu 2-3 detik antara kejadian sebenarnya, dengan tayangan di TV. Tapi kesepakatan bersama itu masih dianggap sebagai Live atau realtime. Tapi kalo jedanya hampir 30 detik gimana???

Ini terjadi semalem, sewaktu aku nonton bareng di sebuah layar besar. Kebetulan yang maen adalah Brazil lawan Australia. Saluran TV yang di putar adalah CCTV China (atau Tiongkok??), sedangkan di belakang sana, di dekat warkop juga ada TV kecil yang memilih saluran TV SCTV. Ada yang unik, ketika terjadinya gol ke dua Brazil di akhir pertandingan.  Tiba-tiba di warkop yang nonton pada teriak kegirangan akan terjadinya gol, sedangkan dilayar besar belum ada gol terjadi. Dan jeda hampir 30 detik, baru gol terjadi.  Nah, kalo sudah demikian, apakah masih layak disebut LIVE alias realtime?

Kalo di komputer, beda satu detik aja udah gak realtime atau Live. Kalo di TV, apakah juga sama?? 

Ditulis dalam Dari Hidup | Leave a Comment »

Kepastian yang Ku Tunggu

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 19, 2006

Tanya hatimu benarkah dirimu masih mencintai aku
Bukankah dulu kau mau menunggu pernyataan cinta dariku……..
Tanya hasratmu benarkah dirimu masih membutuhkan aku
Bila tak berubah bicara padaku kepastianlah yang ku tunggu……

Sebuah lirik lagu dari GIGI, Kepastian yang Ku Tunggu

Bukan kenapa-kenapa atau ada apa sampai aku postingan kayak gini. Atau Andres lagi kumat mellow?? Gak juga kok, hanya sekedar iseng aja.

Tapi iseng-iseng ini, sebenarnya terinspirasikan dari banyak cerita yang sering aku dengar dari teman-teman atau sahabat. Maklumlah, karena aku biasa jadi pendengar yang baik dari sekian teman atau juga sahabat yang sudah seperti sodara sendiri bagiku.

Bicara soal lagu itu lagi, kadang aku sering nemuin suatu "drama" dimana, ketika dua orang yang sedang dekat, kemudian salah seorang dari mereka mencoba melanjutkan itu ke arah yang positif (baca :nikah) tapi karena ada suatu hal dan lainnya, akhirnya tertunda-tunda dan kemudian mengambang sampe gak tau arahnya mau digimanain lagi

Dalam masa ketidakpastian itu, justru salah satu mulai menjauh dan akhirnya timbul tanda tanya besar, akankah masih membutuhkan diri yang lain, atau akan menunggu kepastian yang sebenarnya.

Dalam hati muncul sebuah pertanyaan? Apakah memang demikian adanya?

Entahlah…..
(lagi-lagi aku bingung ama tulisan diatas) :P

Ditulis dalam Dari Hati | 4 Komentar »

Ajaibnya System Restore

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 19, 2006

Pernah bermasalah dengan komputer anda?

Seminggu ini, aku mengalaminya. Dimulai dengan niat pengen masang ngeganti Nero 6.0 dengan Nero 7.0 biar lebih canggih, dan fresh, akhirnya aku mesti ngebuka lagi Deep Freeze (apa itu deep freeze, nanti aku jelaskan) yang terpasang pada komputer ku. Dan langsung setelah Deep Freeze non aktif, aku instalasikan Nero 7.0.

Selesai nginstall, aku nyoba "ngeberesin sistem" dengan Tune up Utilities 2006 yang terpasang. Program ini, membantu komputer untuk mengakselerasi kerja komputer, juga membenarkan atau membuang sistem yang dianggap tidak perlu dalam kerja windows, istilah yang biasa dikenal adalah Tweaking

Nah, sekarang akan aku jelaskan apa itu Deep Freeze. Deep Freeze adalah sebuah sistem operasi di windows yang berfungsi untuk menghalangi atau menolak setiap perubahan, baik data maupun sistem yang dimasukkan ke dalam komputer ketika Deep Freeze sedang dalam keadaan aktif. Dalam artian, ketika sistem atau data di masukkan/diinstalasikan, maka ketika komputer restart, akan kembali ke tampilan semula sebelum data/sistem dimasukkan. Dengan demikian, Deep Freeze juga bisa berfungsi sebagai anti virus yang akan menolak masuknya virus tersebut kedalam sistem

Nah, saat Deep Freeze sedang non aktif, aku kemudian menjalankan Tune Up System Control, dan langsung mengakses Best Performance agar komputer bisa lebih oke jalannya, Dan disinilah masalah dimulai.

Setelah dirasakan cukup, lalu aku aktifkan kembali Deep Freeze dan kemudian restart. Oh yah, cara mengaktifkan atau menon aktifkan Deep Freeze cukup mudah. Hanya dengan menekan tombol shift dan klik 2 x pada icon Deep Freeze pada toolbar disebelah kanan bawah windows dan masukkan passwordnya.

Dan disinilah kemudian masalah berlanjut, ketika selesai restart ternyata kompieku mengalam "penyakit" lama, yaitu tidak bisa acces ke server data, tapi masih bisa acces internet. Tentu aja aku jadi bingung sendiri, kenapa bisa kumat lagi yah??

Sampe 3 hari lamanya. komputer itu cuman bisa buat ngenet doang, tapi gak bisa buat acces data server. Sampe akhirnya, aku coba utak-atik sendiri dan kemudian menemukan "System Restore". Dan ternyata, dengan program ini, menjawab semua permasalahan yang ada. Kita tingal memilih, tanggal mana yang akan kita "restore sistem" dan semua tampilan di komputer akan kembali pada tampilan pada tanggal tersebut. 

Caranya pun juga mudah. Cukup klik start –> accesories –> system tools –> system restore dan sudah deh, tinggal nungguin system kembali seperti semula. Cara yang mudah dan praktis, hanya saja mungkin kita perlu menginstal kembali program atau game yang sudah kita masukkan ke dalam komputer. Dan satu lagi, system restore hanya terdapat di Windows XP, jadi kalo Win ME atau 98, tentu saja gak bisa.

Jadi..sekarang udah bisa ngenet, ngacces data server dan ngegame Football Manager sekaligus dalam satu kompie ..Horeee :D  

Ditulis dalam Dari Hidup | 9 Komentar »

Heaven Oriented (Hanya sekedar obrolan warkop)

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 15, 2006

Siang tadi, aku lewatkan mengobrol dengan beberapa teman seangkatan yang masih tersisa di kampus. Dari sekitar 65 orang mahasiswa Agronomi angkatan 99, hanya ada 17 orang pria dan dari 17 orang pria itu, tinggal 6 orang yang belum wisuda dan hanya kami ber-6 lah sisa manusia agro 99 yang masih berkitar ber-edar di kampus. 2 diantaranya termasuk aku sudah ujian skripsi dan tinggal wisuda

Nah, dalam obrolan warkop ini, turut bergabung pula seorang dosen yang cukup akrab dengan mahasiswa kayak aku ini. Obrolan kami pun berkembang dari seputar piala dunia sampe masalah yang serius seperti kasus pak harto, juga soal politik dan pemilu. Dan ada satu topik diskusi ini yang kemudian jadi perhatianku. Tahukah anda, jabatan pemerintahan (formal atau non formal) apakah yang paling berat?? Jawabannya tak lain adalah ketua RT

Kenapa bisa demikian???
Coba aja anda perhatikan, saat ada masalah di warganya, sapa orang yang ditunjuk sebagai penengah atau mediator, pasti Pak RT. Atau saat ada perselisihan bahkan permusuhan antar warga atau antar lingkungan, pasti pak RT yang bakalan didepan buat menyelesaikan. Pun demikian saat ada "penggrebekan", pasti pak RT dilaporin dan ikut menggrebek sekaligus mencari penyelesaian. Juga dalam hal mengatur jadwal ronda, juga kebersihan atau pun kegiatan warga seperti tahlilan atau pengajian, pasti pak RT yang kebingungan

Belum lagi kalo ada pembuatan KTP, pasti minta surat pengantar dari RT. Sedemikian besar fungsi RT dan juga tugas dan tanggung jawabnya, maka gak ada jabatan yang lebih berat selain RT. Bukan presiden, menteri atau juga dirut BUMN.

Tapi apa imbalan jadi seorang RT?
Mungkin di Jakarta, aku dengar ketua RT ada insentif yang beliau terima sebagai "balas jasa" atas kerjanya. Tapi……..jauh dan luas di hampir semua wilayah Indonesia, jabatan RT adalah sebuah pengabdian dan tidak ada balas jasa atas kerjanya. Mungkin itu disebabkan, watak rakyat Indonesia yang "heaven oriented" alias Surga Semata. Biar Allah yang membalas kerja kita, dengan keikhlasan.

Well..itu adalah sebuah tidakan mulia. Dan tidak masalah bagiku sendiri, tapi watak "heaven oriented" ini adalah suatu hal yang bisa bermakna ganda. Dalam artian lain, bagaikan pisau tajam bermata dua.

Kenapa???
Di satu sisi, kebaikan yang ditebar dengan keikhlasan dalam bekerja hanya mengharap ridho Alah semata. Tapi disisi lain, watak ini juga bisa mengakibatkan timbulnya kekacauan.

Kenapa demikian??
Jika anda saksikan di tipi, adanya laskar dengan jubah putihnya dan pedang terhunus "membuat kekacauan" dengan menggrebek tempat hiburan, atau di waktu lain menyerbu sebuah tempat yang disinyalir sebagai sarang kejahatan atau kemaksiatan. Saat ditanya, apakah mereka tidak takut ditembak aparat petugas karena dianggap mengacau, jawab mereka adalah kalo mereka mati maka mereka masuk surga karena syahid dalam membela kebenaran.

Sebuah jawaban yang seperti aku bilang tadi adalah "heaven oriented", surga diatas segalanya. Memang baik tapi bukan berarti benar secara keseluruhan. Kenapa demikian?? Karena perintah jihad itu ada dalam Al Quran sebagai bentuk pembelaan terhadap agama. Namun ada tahapan-tahapan yang harus diperhatikan, bukan langsung serang dan serbu dan ketika mati maka sudah yakin akan masuk surga.

Disisi lain, justru disitulah "kelebihan" sodara-sodara ku yang ada di laskar tersebut. Karena mereka merelakan diri sebagai orang yang berada digaris depan untuk beradu fisik dengan kejahatan dan kemaksiatan.

Di pihak lain, inilah uniknya negara kita. Dengan mayoritas 90% lebih muslim, sistem dan konstitusi kita terutama hukum justru mengacu pada sistem barat yang merupakan warisan kolonial belanda. Bahkan saat ada upaya untuk melindungi minoritas, justru minoritas malah mengancam akan merdeka sendiri.

Jadi…..mesti gimana??

 

Nggak tau ah…..bingung juga ama tulisan diatas :D

Ditulis dalam Dari Hidup | 4 Komentar »

Hanya sekedar..iseng (bolehkah??)

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 15, 2006

"Ultah Pak Soeharto yang ke 85 tahun bagi-bagi hadiah pulsa, sebarkan SMS ini ke 10 HP dan pulsa anda akan terisi 100 ribu, otomatis, saya sudah mencoba dan berhasil"

SMS ini barusan mampir ke HP ku, dan langsung membuat aku terpingkal-pingkal karenanya. Bukan kenapa sih, cuman SMS beginian, sudah terlalu sering aku terima, dan biasanya langsung aku abaikan dan dihapus. Tapi kali ini ada yang "spesial". Biasanya sms ini berisikan ultah dari teklom telkomsel, atau juga gebyar hadiah dari telkomsel, tapi kali ini bukan telkomsel tapi adalah "The Smilling General", Soeharto yang juga adalah mantan Presiden kita. Dan alangkah lucunya karena Pak Harto ultah, maka bagi-bagi hadiah pulsa kepada setiap orang yang punya HP. Emang telkomsel yang punya Pak Harto??

Jauh dari pada itu, aku sih biasanya emang gak terlalu peduli soal ginian, thoh cuman hoax dan hanya orang yang gak ngerti atau tergiur dengan pulsa yang akan memforwardin  hal tersebut. Tapi sebenarnya, memprihatinkan karena ini sudah masuk fitnah, dan fitnah sendiri tentu saja lebih kejam dari pembunuhan (hadits shahih bukhori). 

Walaupun mungkin tujuannya adalah iseng atau humor tapi tentu saja hal seperti ini sebenarnya tidak baik untuk dibiasakan. Maka, berhati-hatilah akan sesuatu yang sepele, namun akan berat akibatnya nanti yang akan kita tanggung.

ps: mohon maaf, aku bukan pengagum Soeharto, bahkan aku termasuk orang yang menginginkan kasus Soeharto tetap diselesaikan lewat jalur hukum yaitu pengadilan. Tapi aku hanya mengingatkan saja

Ditulis dalam Dari Hidup | 4 Komentar »

kepada wanita, kekasihku

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada Juni 10, 2006

Dengan hormat,

Bersama ini kami, diriku, pria yang menyayangi dirimu, memberitahukan kepada sang wanita kekasihku bahwa musim bola telah tiba. Piala Dunia yang digelar semenjak tanggal 9 Juni sampai tanggal 12 Juli nanti, adalah moment yang kami tunggu selama 4 tahunan. Oleh karena itu kami menghimbau dan memperingatkan kepada sang wanita kekasihku bahwa :

  1. Mohon dimaklumi jika kami sedikit atau bahkan sangat cuek kepada mu, karena kami lagi asyik menonton bola di tivi atau acara nonton bareng di pertokoan / lapangan.

  2. Mohon maaf juga jika kami mengacuhkan dirimu, ketika kami membaca koran atau surat kabar yang membahas pertandingan yang telah disiarkan atau prediksi pertandingan yang akan bermain

  3. Mohon dimaklumi, jika obrolan kami sepanjang hari adalah ulasan dan juga prediksi pertandingan tim kesayangan kami

  4. Kami sangat berterima kasih jika dirimu rela menyediakan kopi / susu panas setiap malamnya serta kalo ada juga gorengan sebagai camilan menonton bola

  5. Kami juga berterima kasih jika dirimu tidak protes ketika malam-malam kami berteriak kegirangan saat tim kesayangan kami memasukkan gol

Selain itu kami juga memperingatkan kepada dirimu, untuk tidak membuka baju atau berpakaian tipis di malam hari. Bukan kenapa-kenapa, cuman jika dirimu masuk angin mohon maaf tidak ada yang mengantar ke dokter buat berobat karena kami masih asyik nonton bola

Demikian himbauan ini kami buat, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

 

Tertanda

Pria Gibol

 

Ps:terinspirasikan dari sebuah cerita yang aku dengar dari seseorang  

Ditulis dalam Dari Hidup | 7 Komentar »