Melintasi Batas Kesunyian

Merenungi Hidup…..Dengan Segala Macam Hikmahnya

Arsip untuk September, 2006

Tulisanku

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 30, 2006

Setelah berkutat selama 4 hari, akhirnya selesailah tulisan ini.

Insya Allah, tanggal 5 ini akan aku postingkan.

(cerita ini hanyalah fiktif, meski beberapa hal diambil dari kisah nyata lingkungan disekelilingku)

Ditulis dalam Dari Jiwa | Leave a Comment »

Ramadhan Ini

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 29, 2006

Banyak orang yang berpuasa, namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja

Banyak orang berpuasa, namun sejatinya tidak berpuasa

 

 

Ramadhan telah melewati hari ke 6. Tinggal sekitar 3 minggu lagi, kita akan ditinggalkan bulan penuh rahmat ini. Bulan penuh kemuliaan saat Quran di turunkan pertama kalinya. Bulan pengharapan, karena satu malam didalamnya merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan penuh kenikmatan, karena setan di belenggu selama sebulan. Dan masih banyak lagi keistimewaan bulan ramadhan.

Sudah semestinya pula, setiap muslim menyambut ramadhan dengan suka cita. Karena di bulan ini, kita punya kesempatan untuk “berhenti sejenak” dari perjalanan hidup kita. Di bulan ini kita bisa membersihkan hati dan diri kita sebaik-baiknya.

Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak sedikit kaum muslim yang menyambut bulan ramadhan ini dengan biasa-biasa saja. Bahkan mungkin terkesan cuek dan apatis. Mereka hanya ikut puasa, tidak makan dan minum (atau mungkin juga gak ngerokok) selama bulan puasa ini karena memang tau kalo mesti puasa (atau mungkin malu kalo ketahuan gak puasa). Tapi dalam kesehariannya, masih saja melakukan hal-hal yang biasa di lakukan sehari-hari.

Di kantor ku, para pegawai yang mungkin berjumlah sekitar 50 orang, lebih dari separuhnya merupakan muslim. Sisanya adalah orang non muslim yang hampir seluruhnya merupakan unsur pimpinan. Namun geliat kegiatan ramadhan sama sekali tak nampak, bahkan terkesan adem ayem saja.

Diantaranya, bahkan banyak disekitar, teman-teman yang meskipun berpuasa namun tidak sholat. Ataupun berpuasa, namun masih aja ngeliat gambar porno di komputernya. Ah….ternyata puasa tidak merubah seseorang untuk berubah lebih baik.

Wallahualambishoshowab

 

Ditulis dalam Dari Hidup | Leave a Comment »

Hero and not hero

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 28, 2006

Mereka bukan orang yang ganteng, atau layak menjadi cover boy sebuah majalah. Mereka juga bukan orang pintar yang mampu menciptakan berbagai peralatan handal. Juga bukan orang kaya yang mampu membeli berbagai barang dan menumpuknya di rumah.

Tapi meskipun demikian, mereka adalah orang yang dianggap bertanggungjawab atas sebuah peristiwa besar yang menjadi catatan kelam dalam keanekaragaman suku dan agama di negeri ini. Mereka di anggap sebagai aktor utama dan penggerak massa pembantaian kaum muslim di POSO. Iyya, mereka adalah Tibo Cs.

Dan sekarang, setelah eksekusi mereka telah dilaksanakan. Saat mereka sudah jadi “mayat”, masih banyak orang yang mencoba mengutak-atik masalah ini. Mulai dari eksekusi yang dianggap tidak manusiawi dengan menembak sebanyak 15 tembakan. Sampai adanya pengaduan lembaga penolakan hukuman mati Indonesia ke mahkamah Internasional dengan tuduhan kejahatan Negara kepada warganya.

Bagaimanapun juga, Tibo Cs seakan menjadi “hero” bagi rakyat NTT. Mereka bagaikan menjadi inspirasi bagi orang-orang Nasrani di NTT. Seakan Tibo adalah PAHLAWAN.

Tibo Cs, dituduh sebagai dalang dan aktor utama pembantaian umat Islam…sekali lagi umat ISLAM di Poso. Mereka dan pasukannya, dengan keji menyembelih dan membunuh beratus-ratus umat muslim di Poso. Bahkan tidak memberi ampun kepada anak-anak dan wanita dan orang lanjut usia.

Jika akhirnya eksekusi tersebut dilakukan, maka itu adalah hukuman yang mesti mereka tanggung sebagai konsekuensinya. Namun jika akhirnya Tibo cs menjadi sosok pahlawan bagi masyarakat NTT, akan menjadi sebuah kontradiksi dalam kehidupan.

Amrozi cs, semestinya juga layak dijadikan pahlawan karena aksi “heroik” nya. Namun sekali lagi, semestinya bukan aksi yang perlu diamati, namun akibat dan akses negatif yang terjadi setelah aksi tersebut.

Tibo cs dan Amrozi cs, sama-sama melakukan pembantaian massa meski caranya berbeda. Mereka semua juga menjadi saksi kunci akan aksi selanjutnya. Dan sesuai dengan hukum di negara ini, mereka mesti menjalani eksekusi

Bukan kisah heroik, bukan pula akhir dari hidup dengan eksekusi, namun kesadaran, bahwa batas toleransi di negeri ini sudah teramat tipis sehingga membantai adalah jalan yang teramat mudah bahkan teramat sering dilakukan.

Bagaimana bisa tercipta kedamaian, jika kisah Tibo dan Amrozi menjadi teladan bagi orang-orang disekelilingnya?

Wallahualambishoshowab

Ditulis dalam Dari Hati | 3 Komentar »

Cinta

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 25, 2006

“Aku mencintainya, didalam hatiku, teramat dalam” bisik Dira

“Tapi aku mencintaimu dengan setulus hati, meskipun engkau masih mencintainya” Rina mencoba menjelaskan

“Aku takut, cintamu tak kan cukup kuat untuk hidup kita” bergetar suara Dira mengucapkan

“Jangan khwatir sayang, cintaku cukup untuk hidup kita berdua” bisik Rina

(Jangan lewatkan “Saat Cintanya Menyapa” versi amatiran seorang Andres di akhir tahun ini :) )

Ditulis dalam Dari Jiwa | 2 Komentar »

Change’s

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 25, 2006

Ada sebuah cerita, cerita ini aku dengarkan dari seorang ‘trainer’ terkenal yang juga aktif sebagai penulis buku. Tahukah anda, kunci untuk melakukan sebuah perubahan???

Cara untuk berubah adalah BERUBAH. Yap, benar….cara paling efektif untuk berubah adalah berubah itu sendiri. Seperti seorang anak kecil yang tergila-gila pada Power Rangers. Dia berteriak “berubah” (seperti teriakan jagoan Power Rangers di TV untuk merubah dirinya menjadi sang jagoan), maka anak kecil itu dengan tangkas melompat ke atas meja atau kursi. Ketika dia di tanya, kenapa mesti teriak “berubah”, maka jawabannya adalah jika tidak teriak “berubah” maka tidak akan jadi Power Rangers dan tentu saja tidak bisa melompat ke atas kursi atau meja

Pun demikian manusia, dirinya tidak akan bisa berubah selama tidak ada kemauan untuk berubah. Seperti janji Allah, nasib suatu kaum tidak akan berubah kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya. 13 abad lalu, Allah telah menjajikan hal ini, dan sekarang saatnyalah kita buktikan kembali, bahwa kita mampu untuk berubah

Wallahualambishshoowab

Ditulis dalam Dari Hati | Leave a Comment »

no tittle

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 21, 2006

Jadilah aku……

semakin tak percaya dengan “makhluk manis” itu….!!!

karena emang hidup membuktikan

bahwa yang dikatakan belum tentu seperti yang diinginkan

Ditulis dalam Dari Jiwa | 1 Komentar »

Ramadhan Kali Ini

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 21, 2006

Seorang petinju menerima 99 pukulan, dan pada pukulan ke 100 dia akhirnya terjatuh dan dinyatakan KO. Akan tetapi, bukan karena pukulan ke 100 itu yang menyebabkan dia terjatuh.

Akan tetapi 99 pukulan sebelumnyalah yang menyebabkan dia menjadi jatuh. Pukulan ke 100 hanya sebagai akhir dari ketahanan dia. Jika saja pukulan ke 100 itu tadi ditempatkan di urutan pertama tentu saja tidak membuat dia menjadi jatuh.

Begitu pula manusia dalam hidupnya. Dia menerima begitu banyak cobaan dan hambatan dalam hidupnya. Sampai akhirnya manusia kemudian menyerah kalah dan kemudian pasrah tanpa berbuat apapun. Bukan karena cobaan terakhir yang menimpanya sehingga dia pasrah, namun berbagai macam godaan sebelumnyalah yang mengikis kepercayaan diri dan ketahanan dia dalam menghadapi badai kehidupan

Karena itu pula, sebaiknya kita perlu “berhenti sejenak”. Mengisi ulang tenaga kita dalam mengarungi kerasnya kehidupan. Mengisi kembali nilai-nilai ruhiyah kita selama kita hidup. Mencari sedikit waktu untuk berdiam diri dan kemudian kita bisa kembali dalam menjalani kehidupan.

Dan saat itu telah tiba, marilah kita songsong Ramadhan kali ini sebagai sarana memperbaiki diri kita yang telah banyak dilenakan dengan dunia dan kehidupannya. Mengisi kembali kekuatan keimanan kita sehingga kita bisa kembali lebih kuat

Selamat menjalankan puasa ramadhan sodara-sodaraku!!!

Ditulis dalam Dari Hati | 1 Komentar »

Rekayasa Politis

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 21, 2006

Ada satu pertanyaan dalam diriku ketika baru-baru ini aku mengikuti berita tentang LAPINDO mengenai “musibah” banjir lumpur di Porong, Sidoarjo. Pertanyaan itu adalah mengenai blow up nya soal bencana banjir lumpur, soal kemarahan warga, juga soal ganti rugi kepada warga yang rumahnya terkena luapan lumpur panas tersebut.

Berita yang aku dengar antara lain adanya ganti rugi kepada wartga yang terkena lumpur, ditambah relokasi dan juga “biaya sewa” rumah yang terkena semburan lumpur tersebut selama 2 tahun dan dihargai sebesar 5 juta.

Yang menjadi pertanyaannya adalah, begitu yakinkah LAPINDO bahwa dalam waktu dua tahun mereka sudah mampu mengembalikan kondisi sekitar kembali seperti semula?? Serta juga begitu percaya dirikah pihak LAPINDO bahwa mereka akan mampu dan optimis untuk menutup semburan lumpur panas tersebut selama dua tahun “masa sewa” itu berlaku???

Kalo memang demikian, apa yang terjadi saat ini adalah berita yang sungguh menggelikan jika mereka emang merasa mampu mengendalikan semburan lumpur panas tersebut.

Berita terakhir yang ada adalah, jebolnya tanggul utama di sekitar pusat semburan karena amblesnya tanah karena tidak kuat menahan beban lumpur yang terus keluar. Belum lagi temuan tim geologi ITB yang menyatakan bahwa ketinggian tanah di sekitar kejadian turun berkisar 10 – 20 cm. Masih ditambah dengan amblesnya jalan tol sebagai akses utama jalan darat antara Surabaya – Gempol menuju Malang atau Pasuruan. Hal ini tentu saja memaksa pemerintah mesti membangun fly over atau jalan layang baru yang letaknya semestinya cukup jauh dari pusat semburan untuk menghindari kejadian amblesnya tanah. Jadi, masihkah optimis akan mampu mengembalikan kondisi seperti semula???

Kalo sudah demikian, bisakah anda berpikir berapa banyak dana yang harus dikeluarkan oleh LAPINDO untuk mengatasi masalah tersebut?? Sedangkan ada satu “hal” yang hilang dari pengamatan kita bahwa apakah aktifitas LAPINDO hanya menutup lubang semburan saja? Padahal di luar sana, pasti LAPINDO masih asyik mengebor sumur gas lainnya sehingga mampu mengeruk jutaan dolar dari pengeborannya yang lain. Dan itu sama sekali tidak pernah di blow up oleh media.

Mungkin saja, nanti setelah dua tahun dan stock gas yang akan di eksplor masih besar maka “masa sewa” akan diperpanjang lagi dan setelah stock gas habis maka LAPINDO akan melenggang pergi dengan seenaknya saja, tanpa ada kejelasan soal masalah yang pernah di timbulkannya karena emang jeratan hukum yang lemah pada LAPINDO seperti lemahnya sistem hukum di negara kita ini

Ditulis dalam Dari Hidup | Leave a Comment »

Serakah…!!!

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 21, 2006

Fraksi-fraksi di DPR minta agar pimpinan dewan dirubah

What the hell…berita apa pula ini???

Berita yang aku baca di koran jawa pos itu adalah Partai Golkar (PG) meminta agar pimpinan dewan dirubah tidak lagi hanya menjadi 3 tapi menjadi 4 atau disesuaikan dengan jumlah kursi fraksi di dewan.

Disebutkan bahwa PG meminta agar pimpinan dewan di rombak dengan menambah satu kursi dan sebagai fraksi yang paling banyak anggotanya di dewan maka PG meminta kursi itu jatuh ke PG.

Stop semua komentar karena hanya ada satu komentar dari saya

PARTAI GOLKAR SERAKAH JABATAN…!!!

Ditulis dalam Dari Hidup | Comments Off

Menjelang Ramadhan

Ditulis oleh Andres Irawan di/pada September 19, 2006

Tak terasa, tamu agung sebentar lagi akan menghampiri kita
11 bulan sudah kita berpisah dengannya dan akan kita songsong kembali bulan mulia ini
Ramadhan ada di depan mata
Ramadhan ada di hadapan kita
Sudah siapkah kita menempuh ramadhan kita kali ini??
Sudah siapkah segala amalan kita untuk tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan selama bulan ramadhan??
Sudah sanggupkah kita, jika mungkin saat ini adalah bulan ramadhan terakhir yang bisa kita jemput??
Sudah yakinkah kita bahwa yang kita lakukan selama ini dapat menjadi bekal kita di akherat kelak jika ramadhan ini adalah ramadhan terakhir kita??

Semoga kita menjadi hamba Nya yang dapat meraih limpahan berkah ramadhan kali ini

Amin Ya rabbalalamin

Taqabalallahu minna wa minkum
Mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan yang pernah saya perbuat kepada seluruh saudara-saudaraku

Ditulis dalam Dari Hati | 1 Komentar »