NO SMOOKING AREA

Kalo dulu, saya kalo mau merokok pasti liat kiri kanan, ada yang liat gak yah. Maklum, masih ingusan kelas 1 SMP. Pernah sekalinya saya ketahuan ngerokok ama ayah, dan juga ada kesalahan yang lain, pipi ku sampe merah kena tamparan. Yah…pertama kali dan satu-satunya kesempatan ayahku mendaratkan tangannya di wajahku. Tapi aku gak menyesal, karena emang aku pantas kok untuk dapatkan hal tersebut Kalo sekarang, heran ngelihat anak masih pake celana pendek warna merah, mungkin baru kelas 5 SD dengan nyantainya kepal-kepul asap di dalam angkot.

Saya jadi heran, kenapa sekarang sebuah “kebodohan” malah sangat dibanggakan didepan umum, dan uniknya orang yang liat juga diam aja, gak ada reaksi.Iya, sebuah kebodohan karena membakar uang yang tidak ada manfaatnya. Dan aku pernah jadi orang bodoh itu. Dan kalian…yang masih jadi orang bodoh.Kasihan banget yah Balik ke masalah rokok itu tadi, meskipun dulunya aku perokok berat, tapi sekarang aku sangat benci ama orang yang ngerokok. Terlebih, orang yang gak tau aturan dengan merokok ditempat yang sempit, semisal angkot. Biasanya langsung aku minta untuk dimatiin. Tapi kalo lagi males, gampang aja, buka aja kaca jendela lebar-lebar, biar asapnya gak karuan ngaburnya.

Kesadaran untuk menghormati orang lain yang tidak merokok, itu sangatlah rendah di Indonesia. Bahkan saya sering menjumpai orang yang naik bus ber AC dengan santainya ngerokok, yang akibatnya mereka di tegur oleh kondektur. Yah…namanya seorang perokok, emang kalo gak ngerokok mulut terasa kecut. Jadi ingat kalo dulu saya biasa menghabiskan 1 bungkus perhari Kesadaran untuk berhenti ngerokok emang mesti timbul dari dalam diri sendiri, kalo gak ada niat dan usaha yang kuat, dijamin pasti akan gak tahan.

Dulu, awal-awal pingin berhenti ngerokok, sampai tergoda berulang-ulang, terlebih teman-temanku emang rata2 para perokok berat. Mungkin butuh waktu sekitar 3 bulan, sampai aku bisa disebut “PRIA BEBAS TEMBAKAU”. Iya, sebuah metamorfosis yang sungguh beda sekali dari seorang Andres yang preman menjadi Andres yang berusaha meninggalkan aktifitas kepremanannya

Dan sekarang, bulan September ini, tak terasa udah 7 tahun aku gak ngrokok lagi.Alangkah cepatnya waktu berjalan yah. Jadi…….Kapan yang lainnya bisa menjadi “Pria Bebas tembakau”? Its my story…diceritakan kembali sebagai renungan, betapa berharganya Hidayah yang tlah ku Temukan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: