terhempas

Pelan kau menghampiriku,
meskipun kau tahu aku jauh dari dirimu.
Dengan sabar kau melembutkan hatiku,
meskipun kau tahu akan luka di benakku.
Kemilau sinarmu, mencoba membalut
duka yang sempat menghantuiku
saat hatiku terbenam
dalam sebuah keputus asaan
dan ketiada berdayaan.

Ketika tangan lembutmu menyentuh kepalaku,
kau kecup keningku dengan kasih sayangmu
Angin yang menusuk tulangku
terhangatkan dengan canda tawamu.
Keruh yang terkumpul
kau bersihkan dengan keceriaanmu.
Kelopak mata yang sayu
kau lembutkan dengan usapan tangan mungilmu,
dan kau berjanji akan kesetiaan dalam pengharapanmu

Ketika badai datang menerjang,
kau mencoba menyertaiku
meskipun kau tahu beratnya kesetiaanmu kepadaku.
Tapi hantaman karang
membuat tangamu terlepas dari dekapanku,
kau melayang jauh,
terhempas ombak yang membuat
kau makin tak nampak dimataku.
Dan ketika badai itu reda,
ku hanya melihat bayanganmu di mataku,
dengan ketiadaan.

Akankah damai kembali tercipta tanpa kehadiranmu?

Aku butuh dirimu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: