Mau Ngapain Loe…????

Udah lulus, terus mau ngapain????

Sekarang pertanyaan itu yang muncul di kepalaku.

Bingung mau ngapain sebenarnya. Yang pasti dua minggu ini mesti ngerevisi naskah ujian kemaren dan harus jadi. Di bendel, lalu daftar wisuda bulan Juli. Setelah itu mau berbuat apa???

Bundaku udah minta aku balik, minimal aku ada di rumah meskipun belum punya kerjaan. Paling tidak, ada lah yang bisa dikerjain dirumah, thoh aku bisa nongkrong di toko budheku, atau ngabur ke Jakarta ke perusahaan kakak sepupuku, tapi setelah aku pikir-pikir, nggak ah. Kalo bisa nyari kerja sendiri, kenapa mesti tergantung sama keluarga

Nah terus aku di Jember ngapain???

Yang pasti, masih setia jadi adminnya lab kampus dengan fee sangat jauh dibawah UMR, meskipun kalo mau makan tinggal ambil uang lab dan makanlah di kantin kampus dan itulah enaknya disitu sebenarnya yang bikin betah. Selain itu adalah akses net gratis, orang seperti aku ini, kayaknya gak bisa jauh-jauh dari yang namanya internet. Selain suka nulis di blog, juga karena mesti moderatorin milis KAMMI karena setiap statusnya yang moderated post alias postingan yang dimoderatori. Juga beberapa milis lain yang aku pegang, malah diserahin megang milis kampus ku, yaitu milisnya Fak Pertanian Univ Jember.

Dan sekarang malah dapat tugas baru, jadi asistennya Pak Anang(1) buat pelatihan SPSS. What….???? Andres jadi asisten????

Gak pernah kebayang dalam pikiranku, bahkan terlintas sekejappun dalam khayalan bahwa aku akan jadi asisten, apalagi asisten dari aplikasi sebuah hal yang sangat aku benci yaitu “MATEMATIKA” (sorry Non, bukan mendeskreditkan anak matematika, saya benci matematikanya, bukan orangnya he3). Gimana nggak, aku paling traumatik sama yang berbau matematika, bahkan semester pertama di kuliah nilai matematikaku dapat “E” meski saat aku ulang bisa berubah jadi “A”.

SPSS, kaitannya dengan statistik. Nilai mata kuliahku statistik aja cuman dapat “C” lalu aku jadi asisten SPSS?

Disitulah hebatnya sebuah alat yang bernama KOMPUTER. Dengan komputer, semuanya bisa dilakukan dengan otomatis dan praktis. Bahkan dengan MS Excel pun, jauh lebih unggul SPSS. Lalu, bagaimana aku bisa jadi asisten??

Awalnya, 6 bulan lalu saat aku mesti belajar analisa data penelitianku. Pake MS Excel, jelas aja aku gak bisa, dan sampe kepaksa nyuruh temenku, Jeng Yun Cay(2) di Yogya buat nganalisakan. Secara kebetulan, Pak Anang bikin pelatihan SPSS dan aku segera aja daftar, biar ngerti gimana caranya. Berawal dari situ, akhirnya aku bisa ngenal SPSS dan malah nganalisa sendiri, sampe skripsiku pun pake analisaku sendiri pula (meski demikian, terima kasih banyak buat Jeng Yun atas bantuannya)

Kelar itu, aku aktif di admin lab kampus, dan megang komputer terus dan akhirnya malah terlibat dalam beberapa kegiatan yang melibatkan lab komputer. Di lab komputer, gak sekedar jaga aja, tapi aku bisa belajar banyak tentang software dan hardware dari beberap tekhnisi lain. Bisa ngerti mesti gimana kalo ada trouble, dan yang lainnya. Hingga kemudian aku ditawarin buat jadi asistennya pak Anang.

So…sepertinya 4 bulan kedepan masih tetap di Jember nih sepertinya, kecuali ada tawaran kerja yang lebih menarik dan menantang. Ada yang nawarin?????

******************

catatan

  1. Dr. Ir. Anang Syamsunihar, MP = Dosen FP Unej, Divisi Pelayanan Unit Layanan Komputasi FP UNEJ
  2. Yuni Purwanti, SPt = Teman Alumni SMA 1 Wonogiri, alumni F. Peternakan UGM, menjadi asisten dosen di almamaternya
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: