Duta Besar Indonesia Urusan Judi

Gak sengaja sempat buka koran Jawa Pos edisi hari ini. Di kolom depan tertulis, Putera Sampoerna Sponsor Utama MU. Yang dimaksud Putera Sampoerna tentu saja si pemilik (atau lebih tepatnya mantan) PT. HM Sampoerna, salah satu perusahaan rokok raksasa di Indonesia yang menghasilkan rokok A Mild, Dji Sam Soe sampe Sampoerna Hijau. Sedangkan MU, tentu saja Manchester United, klub sepak bola yang dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

Ada apa gerangan???

Disebutkan bahwa Putra Sampoerna lewat perusahaannya, yaitu MANSION, sebuah perusahaan Judi di Selat Gibraltar, Spanyol, telah mencapai kesepakatan untuk menjadi sponsor utama MU yang mana logo MANSION akan muncul di seragam MU pada musim yang akan datang.

Gak ada yang salah dalam hal sponsorship ini, thoh itu khan perhitungan bisnis. Tapi……….

Memalukan….ketika perusahaan yang menjadi sponsor tersebut adalah perusahaan Judi. Dan lebih memalukan lagi, perusahaan tersebut dimiliki dan dikelola oleh seorang WNI yang bernama Putera Sampoerna.

Judi di Indonesia, adalah penyakit yang sulit dan mungkin bisa dibilang gak bisa diberantas. Mau dilegalkan akan menuai banyak prores, tapi mau dilarang juga takut akan mengurangi pendapatan daerah. Bukan rahasia lagi kalo cukong judi menyetor uang tertentu kepada penguasa daerah sebagai upeti atau pajak yang dibayarkan atas usahanya. Belum lagi para “beking” (kebanyakan ini adalah para “kaum legal bersenjata”) yang dapat jumlah uang yang dijadikan sebagai uang jasa keamanan.

Di Jakarta, pernah ada ide menjadikan lokalisir perjudian legal di kepulauan seribu. Entah apa yang ada didalam pikiran Sutiyoso sampe punya ide seperti itu, apakah karena mencari income tambahan setelah era otoda menyebabkan pendapatan menurun, atau memang dapat ceperan, sapa yang tau???

Balik ke masalah Putera Sampoerna. Aku gak tau apa agamanya orang ini, yang pasti dia bukan muslim, karena saya tidak pernah dengar berita dia sholat idul fitri atau merayakan hari agama Islam. Mungkin Nasrani, atau juga Budha or Kong Hu Cu seperti kebanyakan nenek moyangnya yang orang Tionghoa. Tapi…sepanjang yang saya tahu, di Budha, dilarang bermain judi, demikian pula juga di Nasrani. Apalagi di Islam yang secara jelas mengharamkan segala yang berhubungan dengan judi, termasuk penjual/ penyedia layanan perjudian. So…bisa dikatakan uang yang didapat di perusahaan perjudian itu adalah uang haram.

Aku gak tau banyak. Tapi kalo dalam Islam, uang yang asalnya haram, bagaimanapun juga akan haram bentuknya, baik dalam pemakaian dan juga penggunaan. Dan yang pastinya GAK BAROKAH

Well…apakah nanti nasib MU akan makin terpuruk dan semakin kalah jauh dari Chelsea atau rival lainnya seperti Liverpool dan Arsenal…who’s know

Tapi yang pastinya, sebuah “kebanggan” buat bangsa Indonesia, saat perekonomiannya terpuruk, namun salah satu warga negaranya menjadi sponsor utama sebuah klub sepakbola internasional, meskipun itu dengan perusahaan judinya. Sebuah gambaran tepat dari rakyat dan kondisi negara kita, yang memang gila dan senang sekali dengan hal yang namanya JUDI. kalo gak percaya, liat aja di tahanan sana. Isinya selain pencuri dan penodong adalah penjudi, meski yang ditangkap hanyalah penjudi kecil-kecilan karena penjudi yang besar udah “setor” uang keamanan kepada aparat.

Atau kalo anda semua tidak buta, silahkan lihat diwarung-warung, akan banyak bertebaran kumpulan orang yang sedang maen gaple, kartu remi ataupun dadu yang awalnya sekedar maen-maen lalu berubah masang taruhan. Mulai yang kecil-kecilan sampe skala besar. Makanya, jangan heran kalo nanti suatu saat di Pekan Olahraga Nasional (PON) akan ada cabang olahraga gaple atau remi.

Dengan hal seperti itu, mungkin gak salah kalo saya memberikan sebutan Duta Besar Indonesia untuk Perjudian kepada Putera Sampoerna

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: