Dan….Pabila Esok

Ada yang menarik hatiku ketika seorang teman yang belum lama ku kenal kemudian mengajak diriku bercerita banyak tentang romantika kisah cintanya. Mulai dari menyukai seorang pria, sampai menyadari bahwa kemudian sadar tak khan mungkin bisa bersama.

Dan seperti kisah telenovelalah yang terjadi, sebuah drama percintaan yang memilukan

Namun herannya, udah tau gak bisa bersama, kenapa masih mengharapkan??? Kenapa masih mengeluarkan semua rasa?? Kenapa masih mencintainya??? Kebodohan atau sengaja membodohi diri sendiri??

Dan ternyata kebodohanlah yang dia ucapkan kepadaku, sebuah pengakuan dalam kejujurannya. Entahlah, manusia hanyalah makhluk yang lemah dengan hati yang mudah tersentuh dengan semua rasa. Sedangkan yang membolak-balikkan hatipun, Allah, mungkin terlupakan barang sejenak

Namun..mungkin akupun belum bisa menjadi orang yang tegas dalam perkaatn tersebut, aku sendiri masih perlu belajar banyak dalam hidup ini. Semua yang pernah terjadi dan yang kulakukan adalah keterbatasanku sebagai seorang manusia yang lemah dalam akal, pikiran dan perasaan

Aku jadi ingat ketika banyak konflik berkecamuk dalam hatiku, setengah tahun yang lalu dalam sebuah emosi dan ketidaksadaran dalam sebuah perasaan. Well…. Andres yang biasanya dingin jadi serba salah ketika menerima kenyataan tersebut, harus menanggung akibat yang semestinya tidak harus aku tanggung. Dan juga kesalahan yang semestinya tidak aku lakukan

Ah..sudahlah……!!! Hidup emang begitu indah dengan banyak dinamikanya meski emang terkadang menyakitkan. Hanya bisa menikmati hidup dan berdoa agar bisa bertahan terhadap segala hal yang mewarnainya

Dan mulai mencoba menatap sebuah awal baru dalam hidup ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: