road yogya

Senin 4 Juni 2006

Akhirnya aku bisa juga ke Yogya, meskipun hanya mengantarkan bantuan dari Forum Majelis Taklim Ibu-ibu Kabupaten, yang mana ketuanya itu udah kayak budhe ku sendiri, saking akrabnya sampe ngebela-belain dari Surabaya, aku langsung pulang kerumah. Kebetulan, di Surabaya ada "urusan" yang harus diselesaikan. Yaitu menyangkut kehidupan masa depa. Hush..jangan mikir soal jodoh, karena ke Surabaya adalah menemui seseorang yang kebetulan bekerja di sebuah media lokal di Surabaya.

Balik lagi ke di soal Yogya, well…ternyata benar kata seorang temanku yang berdomisili di Jogya, bahwa yang dibutuhin sekarang itu adalah mendistribusikan bantuan dengan benar, serta mengajak para korban untuk bangkit dari keterpurukan. Soalnya, ternyata malah banyak warga yang hanya duduk-duduk diam tanpa bergerak, atau cuman minta sumbangan di pinggir jalan, padahal rumah mereka tidak rusak berat, cuman rusak ringan saja.

Bahkan, kata temanku itu pula yang dianya juga sebagai dokter. Ternyata dokter umum seperti dia udah gak dibutuhin, karena yang di perlukan adalah dokter bedah tulang. Akhirnya, dari pada kesana hanya "wisata" akhirnya dia memilih di tim sosial yang menyalurkan nasi bungkus ke tempat dan posko bencana.

Akhirnya, hanya sekedar himbauan aja buat yang masih ingin menyakurkan bantuan ke Jogya

  1. Jogya adalah tempat bencana, jika ingin meninjau bantuan, gak perlu banyak orang. Cukup beberapa orang saja, untuk menyalurkan bantuan, bukan malah datang dengan rombongan satu bis, malah kayak mau piknik

  2. Mengajak para korban untuk bangkit, bukan hanya sekedar memberikan uang kepada para peminta di tengah jalan, karena belum tentu rumah mereka rusak parah atau bahkan ada yang masih utuh

  3. Lebih baik, salurkan bantuan anda langusng ke desa yang anda kenal. kalo belum kenal, anda bisa cari tahu ke posko resmi seperti di balai desa atau kecamatan. Ataujuga posko yang insya Allah bisa dipercaya seperti Posko Penanggulangan bencana (P2B) PKS, Posko D, Posko Dompet Dhuafa, atau juga posko lain yang insya Allah terpercaya

  4. Ingatlah, semua kembali pada niat kita. jadi luruskan niat hanya Allah semata 🙂

Semoga amal kita bisa diterima Allah SWT. Amin

Iklan

One comment

  1. tipsnya keren.
    sodaraku dari kediri, mau bantu jogja. rombongan to mereka. naik bus. itu tuh rombongan pengajian. hehehee… biarin sajalah. biar ngajinya rame2 ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: