Hebatnya Gosip Ampuhnya Fitnah

Jika anda adalah seorang tertuduh, paling tidak sistem hukum di Indonesia menyediakan seorang pengacara, dan juga ada penyidikan dari pihak kepolisian. Ketika ada laporan, maka jika anda adalah tertuduh, anda berhak mendapatkan hak untuk tahu perihal laporan tersebut, lalu anda tentunya punya kesempatan untuk membela diri di dalam persidangan nanti.

Tapi, ada yang aneh dalam suatu masalah yang terjadi saat ini. Seorang laki-laki, dituduh melakukan sesuatu hal yang dianggap bertentangan dalam ajaran Islam, melecehkan agama dan merusak nama baik organisasi yang mana dia termasuk salah satu “freelance” sebuah media komunikasi organisasi tersebut. Tanpa disebutkan kesalahan tersebut, siapa yang melaporkan, bahkan tanpa ada kesempatan untuk klarifikasi, maka langsung diambil keputusan untuk membebas tugaskan laki-laki tersebut dari fungsinya di organisasi tersebut oleh pihak pimpinan media komunikasi tersebut.

Dan, bukan hanya itu saja, berita negatif tentang tuduhan tersebut, ternyata cukup tersebar secara luas di organisasi tersebut, yang mana tentu saja menjatuhkan nama baik sang laki-laki. Banyak orang tahu, bukan hanya lingkup internal, tapi si pelapor nampaknya menyebar luaskan ke banyak orang tentang aib si laki-laki (versi si pelapor)

Ada beberapa catatan tentang kasus diatas

  1. Terlepas benar atau salah, apapun yang dilakukan oleh si tertuduh, dia berhak untuk mengetahui apa laporan yang ditimpakan kepada dia, dan juga berhak tau siapa sang pelapor

  2. Tertuduh sendiri, sama sekali tidak mendapatkan hak untuk klarifikasi terlebih membela diri terhadap tuduhan yang dikenakan, sedangkan “putusan” sudah dijatuhkan

  3. Jika tuduhan yang di kenakan, adalah melanggar nilai syariat Islam, maka proses “peradilan” yang terjadi justru mencerminkan akan jauhnya dari nilai Islam, dimana langsung pengeksekusian tanpa adanya pembelaan

  4. Terjadi penyebaran aib kepada khayalak umum, yang mana belum jelas duduk perkaranya, sehingga justru muncul fitnah

  5. Jikapun aib atau fitnah ini tersebar, sebenarnya kalo dianggap bahwa sang tertuduh melakukan perbuatan yang tidak Islami, maka pembukaan aib sodara sendiri juga menunjukkan perbuatan yang tidak Islami pula

  6. Jikapun dianggap bahwa ketika masalah bisa selesai diklarifikasikan dan terbukti bahwa sang tertuduh “tidak bersalah” belum tentu nama sang tertuduh akan direhabilitasi, sehingga anggapan khayalak umum dan juga orang yang tahu masalah ini, tetap si tertuduh berbuat salah

Masih banyak lagi, point-point yang bisa dituliskan dari masalah tersebut diatas, tapi mungkin beberapa point diatas cukup mewakili beberapa gambaran permasalahan yang terjadi

Jika anda mengalaminya, jika anda menjadi sang tertuduh, jika anda menjadi sang terdakwa, dihakimi tanpa anda tahu salah anda dimana, bahkan anda tidak punya kesempatan membela diri saat eksekusi dilakukan, apa yang anda lakukan??

Jika itu ditanyakan kepada aku, aku akan menjawab dengan senyuman saja, sebab… kasus ini pula yang sedang terjadi padaku. Singkat kata, sang laki-laki dalam cerita diatas itu adalah aku, dan sang eksekutor hukuman secara sepihak diatas adalah sebuah Bidang HUMAS Sebuah ormas atau lebih tepatnya sebuah organisasi mahasiswa yang bernafaskan Islam yang kental,  namun saat ini melakukan kekeliruan yang tidak mencerminkan nafas Islami dari tindakannya (silahkan tebak sendiri apa organisasi tersebut)

EPILOG
Aku tidak memusuhi organisasi, aku tidak memusuhi sang eksekutor, tapi aku hanya kecewa,  akan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan. Jika bisa menjatuhkan nama baikku, aku tidak akan membalasnya, meskipun aku merasa terdzolimi. Semoga bisa jadi pelajaran buat kita semua, akan mahalnya sebuah arti “klarifikasi” meskipun itu disebuah organ yang bernafaskan Islam

Iklan

16 komentar

  1. Manusia adalah makhluk yang punya keterbatasan. Cobalah tetap think positif, para eksekutor itu adalah manusia yang pasti punya keterbatasan juga…punya akal,rasio dan logika yang terbatas pula..maka maklumilah agar Andres bisa lebih ikhlas menghadapi kesulitan ini. Tetaplah berdoa agar Alloh segera memberi kemudahan dan memberikan hidayah-Nya kepada semuanya…agar segera terang apa yang gelap..agar segera jelas apa yang tersembunyi…amiin..Keep survive!!

  2. Hhuuhhh…GA ADIL….ayo sebagai ummat Muslim, kita tegakkan KEADILAN!!!

  3. 1.Blognya kian enak aja
    2.Postingannya kian dewasa euy
    3.Terdzolimi? ambil aja keuntungan dari kejadian ini ok!? paling engga doa kita diprioritaskan ya ga..
    Tetep semangad dek!

  4. sabar atuh akhi…
    banyak2 istighfar dan introspeksi
    mungkin Allah punya rencana laen di balik ini
    klo kita tak bisa melakukan apa2 untuk lingkungan
    ngingetin pun tak bisa
    at least…
    kita bisa mengambil sesuatu yg bermanfaat buat kita
    karena
    seperti motoku :
    dalam gelapnya malam kita justru bisa melihat indahnya bintang
    cari positifnya aja deh
    biar hidup ini selalu indah..

    -suroi-
    pecinta keindahan

  5. Godzihu · · Balas

    Hmm, ormas Islam mengeksekusi secara sepihak ya.. Pasti mereka punya alasan kuat kenapa eksekusi itu harus ditetapkan. Yang jadi pertanyaan bukan kenapa mereka berani ngambil keputusan itu. Karena yakin pasti mereka punya alasan yang kuat, bahkan sangat mungkin pembelaan apapun yang nt berikan ga akan merubah keputusan itu. Bigh Quetionnya, apa yg udah nt lakukan yang berdampak pada eksekusi atas nt..

    Setau ane, klo kita dah gabung ama ormas islam, setiap gerak-gerik kita sangat mungkin di pantau..Bahkan ketika kita melakukan kesalahan yang bertentangan dengan Islam..Dan biasanya, klo sikap kita dah dianggap melewati kewajaran pasti bakal dapet teguran keras..Ya, bisa jadi eksekusi yang nt alami ini, ini juga terjadi sama ane kok.. BTW,Ini mah cuma pengen bahas dari sisi lain ya..jangan tersinggung okeh..

    Klo berita (aib) yang tersebar, jika berita itu berita bohong nt ga usah khawatir, insya Allah pasti Allah ngasih jalan supaya nama nt bersih, toh cuma Allah yang bisa nge-rehabilitasi nama nt..iya kan? Hmm, tp klo emang aib itu bener2 pernah nt lakukan, yang pertanyaan, apa nt pernah membuka/menjelek2an aib orang lain??
    Klo itu yang terjadi,minimal ini balasan-Nya

    Bro, yang penting nt serahkan ma Allah aja.. Taubat dulu, mohon dibukakan yang terbaik..that’s all, ga ada yang lain kok..:) Okeh..

  6. 1. Ipeh = makasih atas masukannya, tapi seperti yang udah aku tulis, tetap gak adil
    2. mbak’e = mau nyari keadilan dimana mbak???
    3. teh may = makasih atas masukannya teh, insya Allah mencoba makin bersikap bijak dan menjadikan ini sebagai peringatan
    4. Suroi = lha langite mendung, piye ndehlok bintange
    5. Godshizu = pernah mengalami hal seperti ini???
    anyway, paling nggak, aku tidak berkata bohong dan mengada2, apalagi membalikkan fakta. Tapi, “mereka” telah melakukan pembunuhan karakter

  7. sabar…sabar…sabar…

  8. Sofyardi Rahmat · · Balas

    Assalamu Alaikum

    Akh, yang jelas bagi ana adalah apa yang antum alami bisa jadi pelajaran berharga bagi ana. Ana akan tetap menganggap antum sebagai saudara ana karena kita adalah seorang muslim

    Wassalamu Alaikum

  9. Godzihu · · Balas

    Believe me… ane pernah ngalamin yang lebih parah dari ini.. n believe me, ini bukan soal PEMBUNUHAN KARAKTER. Karena ga ada satu pun karakter dakwah yang terbunuh. Ini tentang dakwah yang udah lama dibangun oleh para pendahulu. Klo seseorang mengatakan pada anda “Anda sudah merusak citra ormas Islam, dan demi kepentingan dakwah anda terpaksa dikeluarkan”. Dalam pikiran ane, ormas ini pasti mengetahui kesalahan (atau mungkin aib) yang ane lakukan, ane ga perlu mencari keadilan untuk itu. Ntar juga Allah akan membuka siapa yang benar dan siapa yang salah.

    Klo dakwah bisa kuat tanpa kehadiran kita, then let it be like that. Kiprah kita ga cuma di satu ormas..Inget bro, para pendahulu kita udah amat sangat bersusah payah membangun citra ormas Islam menjadi sebaik ini. Klo menurut nt mereka salah terhadap nt, maka biarkan cuma nt aja yang tahu (And Allah offcourse). So, dengan cara apapun kita tetep bisa menjaga citra baik itu, dengan bergabung di dalam atau mendukung dari luar.

    Oia, satu hal penting, klo nt telah bergabung dengan salah satu ormas Islam, jangan pernah bermimpi kita bisa menuntut ini/itu ataupun keadilan. Karena ditempat itu bukan untuk menuntut, tp tempat untuk berkorban (perasaan,hinaan,cacian, bahkan nyawa).

  10. hmmm….
    semoga dilapangkan urusannya ya. serahkan segala hal pada Allah semata, sebab hanya Dia-lah sebaik2 Penyelesai Masalah.
    oya, da’wah ga cuma di ormas islam ‘itu’ doang kan? 🙂

  11. yup … sepakat dengan Godizhu.
    mgkn itu memberi qta kesempatan utk mengaca diri. kali emang ada yang salah dari diri qta. namanya juga manusia :p

    dan … dari semua kejadian yang menimpa qta, akan slalu ada pelajaran yang bisa diambil. tinggal qta ndiri mo ngambil ato kagak pelajaran itu.

    to be at better person, en get His luv ^_^

  12. hmmmmm, kalaupun kita berdiam di suatu kekhalifahan Islam, kita masih berhak menuntut keadilan kan? bukankah mendapatkan keadilan itu adalah hak kita?bukankah memberikan keadilan itu adalah kewajiban pemimpin? so, ayo tuntut keadilan, setidaknya harus ada pengadilan yang terbuka dan tidak memihak.

  13. Godzihu · · Balas

    For Noorma :

    Sangat berbeda sekali klo ormas harus disandingkan dengan kekhifahan. Ormas punya aturan tersendiri yang bisa dilakukan walaupun tidak ada daulah, dan daulah punya kewenangan khusus yang tidak bisa dilaksanakan oleh ormas. Ketika kita menuntut keadilan pada suatu ormas, maka ormas punya kebijakan untuk memenuhi tuntutan itu dan ormas juga punya kebijakan serupa untuk tidak memberikan apa yang diinginkan anggotanya. Tentunya semua kebijakan itu untuk kepentingan dakwah, walaupun untuk kepentingan dakwah itu kita merasa dirugikan.

    Harusnya pertanyaan yang muncul,kenapa ormas sampe bisa “mengesekusi” anggotanya? Mungkin orang itu sudah berbuat tidak adil pada organisasinya, makanya dia kena “eksekusi”. Artinya, suatu ormas Islam tidak akan semena-mena klo kita tidak mulai neko-neko yang bertentangan dengan kebijakan ormas apa lagi bertentangan (destruktif) terhadap dakwah. So, muhasabah dan serah diri itu langkah terbaik..

    If you want to discuss please sent to : lonely_jand4@yahoo.com

    ^_^

  14. Assalamu’alaikum….klo zidan yg ini gak nanduk deh ami, ntar malah jatuh klo nanduk2:)

  15. pripun kang? mpun beres nopo dereng?

  16. ORMAS apaan sih?? kalo ORMAS yang dimaksud adalah ‘PD’ .. wah sayang sekali kalo keluar dari sistemnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: