Keras Kepala

Kalo kata seorang temanku, aku itu adalah seorang pria dengan watak yang cenderung tidak mau ditekan, ketika di tantang, meskipun dalam keadaan terdesak malah balik nantang. Gak peduli meski akhirnya kalah dan malah terpojokkan sampai terdesak ke pinggir, namun selama aku menganggap diriku benar secara logika, maka tidak akan pernah menyerah untuk tetap berkata benar.

Entah bagaimana dengan analisa anda semua, namun temanku itu berkomentar untuk menguatkan hal tersebut saat aku beberapa waktu kemaren mengalami konflik internal dengan sebuah organ dan juga dengan beberapa orang lain yang (kalo menurutku sih) sentiment kepadaku

Benar atau tidak, anda sendiri yang akan menilai ketika anda berinteraksi denganku, secara nyata dan secara visul, setelah anda mengenal benar sisi baik dan burukku juga memahami karakterku terutama dengan sifat melankolisku.

Jadi, lain kali kalo “terkaget-kaget” dengan sifatku, jangan heran yah

Iklan

7 komentar

  1. ehm…keras kepala ikhwan banget…..
    ….comment ini boleh di delete kok….

    puisi2 yg di colaboration with bagus,tapi jujur bisa bikin orang bpikir macem2(jd mungkin ga adil jg kl kita menyalahkan orang lain spenuhnya, sedang apa yg kita lakukanpun bikin orang lain su,udzan).tul ga?,,
    seringkali kita ngerasa ‘save’ tapi bgmn dg lawan ‘bicara’ kita?
    tanyakan pd kebeningan hati yg pasti tak akan mendebat seperti akal bicara logika.:)

    …biarlah rasa kecewa itu membuktikan bahwa kita hanya manusia…
    …..setelah itu……
    nggak…,cuma mo bilang, menjaga diri sendiri itu susah…….
    ………tapi lebih susah menjaga orang lain………
    karena kita tdak bsa mengendalikan persepsi orang, apalagi menjaga hati orang lain..
    wallahu ‘alam bishawab….

  2. iya sama orang juga banyak bilang wuga keras kepala, mungkin iya tapi guwa ada penjelasan dikit yang guwa lakuin itu pasti ada dasarnya dan ada keyakinan guwa di situ, trus biasanya orang yang ga tahu apa apa bilang harus begini atau harus begitu yah jelas guwa ga mau dong karena yang guwa lakuin ada dasarnya dan ada alasan yang masuk akal menurut guwa di situ,, tapi kalo guwa udah duluan di bilang keras kepala yah udah ga papa… malah guwa diamin aja, ga bakal guwa jelasin ke dia alasan guwa melakukan hal yang menurut dia keras kepala itu apa… karena pada dasarnya akan selalu ada komentar dari apa yang guwa lakukan….atau apa yang tidak guwa lakukan dan jika menurut guwa itu benar dan atas dasar keyakinan yang benar dan tidak merugikan orang lain guwa sangat tidak keberatan kalo di bilang orang keras kepala… no problemo…atau bukankah orang yang keras kepala itu justru yang menyuruh orangn yang komit akan tujuan dan sikapnya untuk melunak, sedikit berubah, kompromi dan lain lain…

  3. syarifin · · Balas

    Saya rasa semua orang pasti akan menerima kebenaran, tapi seandainya setelah mengetahui kebenaran apakah mau menerima atau tidak???, ini yang perlu menjadi pertanyaan kita, kepada siatap saja pejuang kebenaran

  4. KERAS KEPALA…
    Gimana yahh..sebab ak juga type orang seperti itu, dan teman2ku tidak terima dengan sikapku..krn identik dengan egois..Sedangkan aq sendiri tidak terima klo mereka anggap aq egois.Karena aq merasa pasti ada alasan yang kuat tuk itu, tp disisi lain ak menyadari “NO BODY IS PERFECT” seharusnya kapan2 ak hrs belajar mengalah krn mereka punya hak dan alasan juga,ak juga butuh orang lain untuk melengkapi kekuranganku.SO..ak fikir kita seharusnya sama2 belajar lebih bijak menempatkan keras kepala..itu.sehingga toleransi tetap terjaga.

  5. kebenaran itu relatif sifatnya..dibalik kerelatifannya itu pasti terdapat alasan pendukungnya. Sekarang tinggal melihat apakah kebenaran itu lebih banyak diterima oleh umum atau tidak agar tidak hanya sekadar kebenaran pribadi belaka, sehingga hal itu sering merugikan diri sendiri. Kalao emang siap dengan resiko itu, yahh kembali lagi ke komitmen masing2.

  6. kebenaran bisa disimpulkan dari hasil kepala berbanyak,,,dan hasilnya juga akan lebih bijak, sekarang apa masih kukuh dengan pendapat sendiri, yang akan menyebabkan rasa sakit.

  7. kebenaran biasanya disimpulkan dari hasil kepala berbanyak,,,dan hasilnya juga akan lebih bijak, sekarang apa masih kukuh dengan pendapat sendiri, yang akan menyebabkan rasa sakit, itu kembali pada anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: