Ramadhan Kali Ini

Seorang petinju menerima 99 pukulan, dan pada pukulan ke 100 dia akhirnya terjatuh dan dinyatakan KO. Akan tetapi, bukan karena pukulan ke 100 itu yang menyebabkan dia terjatuh.

Akan tetapi 99 pukulan sebelumnyalah yang menyebabkan dia menjadi jatuh. Pukulan ke 100 hanya sebagai akhir dari ketahanan dia. Jika saja pukulan ke 100 itu tadi ditempatkan di urutan pertama tentu saja tidak membuat dia menjadi jatuh.

Begitu pula manusia dalam hidupnya. Dia menerima begitu banyak cobaan dan hambatan dalam hidupnya. Sampai akhirnya manusia kemudian menyerah kalah dan kemudian pasrah tanpa berbuat apapun. Bukan karena cobaan terakhir yang menimpanya sehingga dia pasrah, namun berbagai macam godaan sebelumnyalah yang mengikis kepercayaan diri dan ketahanan dia dalam menghadapi badai kehidupan

Karena itu pula, sebaiknya kita perlu “berhenti sejenak”. Mengisi ulang tenaga kita dalam mengarungi kerasnya kehidupan. Mengisi kembali nilai-nilai ruhiyah kita selama kita hidup. Mencari sedikit waktu untuk berdiam diri dan kemudian kita bisa kembali dalam menjalani kehidupan.

Dan saat itu telah tiba, marilah kita songsong Ramadhan kali ini sebagai sarana memperbaiki diri kita yang telah banyak dilenakan dengan dunia dan kehidupannya. Mengisi kembali kekuatan keimanan kita sehingga kita bisa kembali lebih kuat

Selamat menjalankan puasa ramadhan sodara-sodaraku!!!

Iklan

One comment

  1. tadinya aku pikir Ramadhan ini yg membuat kita KO. Ternyata ndak ya ? 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: