Cinta

“Aku mencintainya, didalam hatiku, teramat dalam” bisik Dira

“Tapi aku mencintaimu dengan setulus hati, meskipun engkau masih mencintainya” Rina mencoba menjelaskan

“Aku takut, cintamu tak kan cukup kuat untuk hidup kita” bergetar suara Dira mengucapkan

“Jangan khwatir sayang, cintaku cukup untuk hidup kita berdua” bisik Rina

(Jangan lewatkan “Saat Cintanya Menyapa” versi amatiran seorang Andres di akhir tahun ini 🙂 )

Iklan

2 komentar

  1. cinta manusia tak akan pernah cukup, bahkan hanya untuk satu orang. HAnya cinta Allah yang bisa terus menumbuhkan cinta antara manusia. Sehingga seorang ibu mampu bersabar atas semua tingkah polah anaknya, seorang istri/suami bisa bersabar terhadap segala perbedaan diantara keduanya, seorang guru terhadap kenakalan muridnya. Semuanya tak akan pernah habis selama cinta Allah menaunginya…
    Allahu’alam bi shawab…

    *hehe afwan kalo gak nyambung

  2. cinta manusia tak akan pernah cukup, bahkan hanya untuk satu orang.
    Hanya cinta Allah yang bisa terus menumbuhkan cinta antara manusia.
    Sehingga seorang ibu mampu bersabar atas semua tingkah polah anaknya, seorang istri/suami bisa bersabar terhadap segala perbedaan diantara keduanya, seorang guru terhadap kenakalan muridnya.
    Semuanya tak akan pernah habis selama cinta Allah menaunginya…Allahu’alam bi shawab…

    *hehe afwan kalo gak nyambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: