Salah Kaprah

“Eh nomor HP mu berapa?”, tanyaku pada seorang teman

“Aku gak punya HP, tapi punya nya Flexy”, jawab temanku

Hal-hal seperti ini sering kali aku jumpai ketika menanyakan nomor HP teman. Kalo mereka punyanya Flexy atau Fren atau Starone (jaringan CDMA) maka mereka akan menjawab seperti jawaban di atas. Pun temasuk Kang Funs yang kerja di Telkom, ketika pertama kali aku minta no HP nya, dijawab seperti itu tadi.

Mungkin teman-teman juga pernah ngalamin hal begitu, ketika ditanya nomor HP, dijawab gak punya HP tapi punyanya CDMA. Padahal, ini adalah sebuah kekeliruan.

HP alias Handphone adalah istilah yang digunakan untuk telpon seluler / telpon genggam yang praktis karena ukurannya relatif kecil dan tidak memerlukan kabel seperti telpon rumah konvensional. Karena kemudahan dan kepraktisannya maka handphone sangat laris dan mudah diperjualbelikan.

Dulu, HP mempunyai jaringan AMPS (Advance Mobile Power System) jaringan ini bekerja pada frekuensi <800 Mhz dan tidak bisa dibawa keluar kota tempat tinggalnya. Berkembangnya teknologi, AMPS kemudian digantikan oleh GSM (Global Mobile System) yang bekerja pada awalnya di frekuensi 900 MHZ, dan kemudian diperbarui menjadi 1800 dan 1900 Mhz. Pada generasi ini, HP bisa lebih berkembang tidak hanya sekedar kirim sms dan bertelpon tapi sudah bisa dibawa keluar kota serta bisa kirim gambar dan data. Bahkan saat ini, sudah bisa melakukan video conference dimana saat menelpon kita bisa bertatap muka dengan orang yang ditelpon lewat visual yang ditampilkan dilayar HP secara langsung. Di Indonesia, 3 operator terbesar GSM adalah Telkomsel (Halo, Simpati, As), Indosat (Matrix, Mentari, IM3) dan Excelcomindo (Explore, Bebas, Jempol).

Semakin berkembangnya teknologi, maka muncul jaringan yang di sebut CDMA (Code Division Multiple Access). Jaringan ini bekerja pada frekuensi 800 Mhz dan 1800 Mhz. CDMA ini lebih menjual citra sebagai “telpon lokal” yang murah. CDMA sendiri sebenarnya tidak bisa dibawa keluar dari daerah asal nomor tersebut, karena memang tidak diregulasikan. Karena jika CDMA bisa dibawa keluar daerah maka tentu saja akan mematikan GSM karena tarifnya yang sangat jauh berbeda. Ada beberapa operator jaringan CDMA yaitu Telkom[sel] (Flexy), Indosat (Starone), Mobile-8 (Fren) serta Bakrie (Esia). Ciri khas nomor telpon CDMA diawali dengan kode daerah telepon lokal pada nomor telponnya (mau tahu banyak soal CDMA, klik di sini)

Ada perkecualian dari Fren, dimana nomor Fren bisa dibawa keluar kota. Fren memang mempunyai regulasi untuk dibawa keluar kota, namun imbasnya adalah ketika nomor lain menghubungi Fren, maka akan dikenakan tarif yang lebih mahal dibandingkan menelpon ke operator CDMA lain meskipun sama-sama lokal.

Kenapa saya mesti menjelaskan soal operator dan jaringan ponsel seperti diatas?

Karena kita sering keliru atau salah dalam mengartikan soal HP dan CDMA. Meskipun memakai nomor CDMA, tetap saja pesawat yang digunakan disebut HP, bukan CDMA. Karena CDMA hanya jaringan, sama seperti GSM. Tidak ada yang berbeda antara HP CDMA dan GSM, hanya frekuensi kerja dan systemnya yang berbeda, namun wujudnya tetap sama yaitu HP.

Jadi meskipun anda memakai CDMA, entah Flexy, Fren atau yang lainnya, ketika ditanya berapa nomor HP nya, maka jawabannya adalah nomor CDMA anda, bukan malah menjawab gak punya HP tapi punyanya CDMA


Catatan:

Banyak istilah yang sering salah kaprah di Indonesia. Diantaranya ketika ada pertanyaan apa merk motor yang dipunya. Banyak yang menjawab Honda Shogun atau Honda Alfa. Padahal Honda tidak pernah mengeluarkan type Shogun atau Alfa. Pun sama istilah yang dipakai buat pompa air, orang sering mengganti pompa air dengan sebutan Sanyo, padahal Sanyo hanyalah sebuah merk pompa air dan belum tentu pompa yang dipakai bermerk Sanyo

Iklan

One comment

  1. ya halo??

    capa nie???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: