Happy b’day for us….. my wife

Hari ini, tanggal 24 desember setahun yang lalu.

Mungkin hari yang biasa bagi orang lain, namun bagiku, adalah hari dimana aku melepas masa lajangku. Iya, tepat sekali. Setahun yang lalu aku menikah dengan seorang wanita yang ku yakini adalah wanita yang ditakdirkan untuk menemani hidupku

Meski sempat tertatih dalam masa awal menikah, namun setahun ternyata sudah berlalu. Dan Alhamdulillah, kami melaluinya dengan baik. Terlepas dari adanya masalah yang menerpa dalam rumah tangga, pertengkaran-pertengkaran kecil yang masih dalam batas kewajaran, dimana ketika dua kepala dengan ego yang berbeda mencoba bersatu dan mempersatukan diri, maka akan muncul gesekan-gesekan kecil dalam dinamikanya 🙂. Dan itu wajar kok, dijamin tidak ada sebuah keluarga tanpa adanya gesekan-gesekan kecil antara suami dan istri hehehe 🙂

Aku anak bungsu, maka tergolong manja. Sedangkan istri adalah anak tunggal yang keras dan mandiri. Tentu saja, karakter kami yang berbeda membuat kami harus bekerja keras memahami pasangan kami. Namun disitulah keasyikannya, kami jadi terus belajar dan mencoba menggali sifat-sifat tersembunyi dari kami setiap harinya, dan selalu ditemukan hal-hal unik diantara kami 🙂

Menikah dengan istri, mungkin adalah satu keputusan terbesar dalam hidupku. Apakah dia orang yang tepat untuk kita? Pertanyaan yang pernah terlontarkan oleh salah satu sahabat saya ketika bertemu dengannya. Dulu saya gak bisa menjawab, mungkin sekarang saya juga belum bisa menjawab. Namun saya percaya, bahwa setiap manusia ditakdirkan untuk memiliki pasangan masing-masing. Dan Allah sendiri telah memperintahkan kita untuk berkelompok dan berpasangan, dan jodoh adalah salah satu rahasia-Nya. Saya percaya, jika menikah adalah ibadah, maka pilihan kita juga merupakan ibadah.

Allah mempertemukan Rasulullah dengan Bunda Khatidjah, itu adalah sebuah garis hidup dari Rasul. Sama dengan ketika Allah menjadikan Hawa sebagai pendamping Nabi Adam. Dan saya percaya, Allah pula telah mengirimkan istri kepada saya.

Menikah adalah sebuah janji dalam hidup, ketika kita bersedia untuk berbagi hati dengan pasangan kita. Bukan hanya itu saja, namun menikah menjadikan kita memasuki babak baru dalam kehidupan, ketika kita harus memperhatikan pasangan, menemani pasangan, sampai pula dicemburui oleh pasangan kita 🙂

Namun itulah dinamika dalam sebuah pernikahan. Dengan itu pula kita belajar mengerti bahwa hakekat ibadah adalah untuk ibadah, bukan hanya sebagai permintaan orang tua untuk punya cucu, bukan pula hanya sekedar pelampiasan hasrat kita. Namu menikah, adalah bagaimana kita melihat kebaikan pasangan kita sebagai kebaikan kita, dan menjadikan keburukan pasangan kita sebagai keburukan kita pula. Dan dengan menikah pula, maka kita akan belajar untuk menhadapi semua, untuk terus meningkatkan kebaikan untuk mengurangi sisi buruk kita 🙂

Setahun menikah dengan istri, adalah sebuah ibadah dalam hidupku. Banyak hal yang kami dapatkan bersama. Saya menjadi dosen, tak akan mungkin jika kami masih dijawa. Pun dapat berjalan-jalan ke Indonesia Timur, mungkin juga tak akan terlaksana jika kami tidak menikah 🙂. Terlalu banyak anugerah Allah yang telah diberikan kepada kami, sehingga tak dapat kami sebut satu persatu. Mungkin, harapan kami terbesar adalah Allah bersedia mendengar doa kami, untuk mendapatkan keturunan (Amin…!!!)

Menikah adalah sebuah tanggung jawab dan janji yang kita ucapkan bukan hanya kepada Allah, namun pada semua undangan yang hadir di akad nikah kita. Dan kami berdua berharap dan berdoa, semoga kami dapat menjalani mahligai rumah tangga ini dengan baik, sampai Allah memanggil kami kembali ke sampingNya

 

 

(for my wife, maafin abang yang belum bisa menjadi suami yang baik buat dek. Tetep istiqomah dan ridho pada kehendak Nya ya!, semoga doa kita untuk mendapatkan momongan, segera didengar oleh Nya. Love u 🙂 )

 

Iklan

4 komentar

  1. Selamat yaa,

    Saya juga baru menikah, semoga baik baik aja menjalani bahtera ini, *wah kok malah mendoakan diri sendiri*

  2. Bukan b’day kaleee…
    anniversary… kekekekekeke

  3. Btw, ente belagu banget, komen aja pake dimoderasi. Kek banyak yang mo komen aja, kekekekeke

  4. huwaaaa….romantis sekallleeee…

    congrate ya da! jadi ngiri neh! T_T
    doain bisa nyusul ASAP, hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: