Masuk Dapur……(masih bisa?)

Mungkin sudah lama saya ga masuk dapur, tentunya bukan sekedar masuk dapur saja, namun menggunakan fungsi utama dari dapur, yaitu memasak 🙂 .

 

Saya beruntung, lahir dari seorang ibu yang setiap pagi selalu menyiapkan sarapan bagi dua anak dan suaminya. Sejak saya kecil, nyaris tidak pernah saya berangkat ke sekolah tanpa sarapan terlebih dahulu.

 

Karena terbiasa sarapan, maka saat kuliah –yang jauh dari rumah- saya pun membiasakan diri sarapan, hingga sekarang, saat umur saya sudah melaju diatas angka 30 tahun 🙂

 

Saat hidup di Ternate, bahkan di Halmahera Selatan, baik berdua dengan istri ataupun saat hidup sendiri, beberapa kali (atau bahkan sering) saya mengakuisisi dapur. Terlebih ketika hidup sendiri selama setahun di Halmahera Selatan, otomatis saya membiasakan diri untuk memasak demi hidup 🙂

 

Terus terang saja, saya ga pandai masak. Menu dan bumbu selalu liat catatan atau buku resep.  Apalagi kalo sudah ada yang masakin, maka makin jarang saya masuk dapur.

 

Hanya beberapa saat lalu, akhirnya saya masuk dapur lagi. Mencoba meracik bumbu sederhana untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan hak nya. Sepertinya, jadi ingin masuk dapur lagi 🙂

 

 

#hanya-penggemar-iga-bakar-soto-ayam-dan-telur-ceplok

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: