Ulang Tahun, Hadiah dan Harapan

Sudah masuk medio april 2013. Bulan april sebenarnya adalah bulan personal buat saya pribadi. Saya dilahirkan di bulan ini, pun kakak saya, serta mendiang almarhum papa saya. Dan menariknya adalah anak saya Ijaz Fathan juga dilahirkan di bulan ini. Oh ya, saya belum menceritakan, kalo setelah 5 tahun, akhirnya saya jadi bapak juga, Alhamdulillah

Jika anak saya lahir tanggal 21 April, setahun lalu. Maka abi nya (saya) lahir tanggal 2, sekian tahun yang lalu 🙂 . Okelah, saya ngaku kalo umur saya 32 tahun, udah masuk fase tahap pertengahan menuju akhir, dari 3 fase kehidupan manusia.

Jika sesuai dengan ucapan Rasul, bahwa umur umat Islam hanya berkisar 60-70 tahun, maka kita bisa membagi fase hidup manusia menjadi 3. Yang pertama fase usia 0 – 20 tahun, dinamakan fase belajar. Fase kedua usia 21 – 40 tahun bisa diartikan sebagai fase bekerja. Dan yang terakhir fase ketiga, usia 40 – meninggal, adalah fase evaluasi diri (tanpa menutup fakta bahwa sejak awal kita memang harus mengevaluasi diri)

Nah, fase sekarang saya ada di fase bekerja, namun sudah melewati pertengahan fase kedua, muncul pertanyaan, Apa yang sudah saya lakukan? Kontribusi apa yang sudah saya berikan? Manfaat apa yang sudah saya bagikan?

Jujur saja saya belum bisa menjawab secara tuntas, terlebih dengan kondisi yang mungkin harus saya hadapi akhir-akhir ini. Namun teringat suatu tulisan, bahwa masalah yang mendera kita merupakan ujian sebagai bentuk pendewasaan kita dalam menghadapi hidup. Dan banyak berdoa serta berprasangka baik, karena Allah sesuai dengan prasangka hambaNya.

Nah, terkait ulang tahun saya yang sudah lewat kemaren, ga banyak hadiah yang saya dapatkan. Bahkan ucapan pun juga tidak ada dari orang di luar orang terdekat saya (zona ring 1). Sejak pesbuk saya closed tahun lalu, praktis saya menutup bio saya kepada orang-orang yang mengenal saya secara dekat, atau hanya sekedar kenal semata, demikian sebaliknya. Bagi saya, pemikiran saya di blog yang sudah berumur 7 tahun ini, dan twitter yang setahun belakangan mulai saya aktifkan itu lebih bermakna. Silakan anda cari “ANDRES IRAWAN” di mesin pencari, maka 2 level teratas hanyalah blog ini dan twitter @bg_andrez

Saya Milanisti, makanya kakak saya memberikan Jersey Milan kepada saya sebagai hadiah, dan itu adalah satu-satunya barang yang saya terima. Selain ucapan selamat milad ke saya, dari bunda, istri, dan satu di twitter. Itu sudah cukup menyenangkan buat saya. Spesialnya adalah seperti tahun lalu, saya lewatkan pergantian usia seorang diri 🙂

Terkait harapan, saya percaya saya diberikan ujian untuk menjalani hidup dengan konsekuensi yang saya pilih. Namun hidup ini sementara, kelak kita akan hidup selamanya di surgaNya kelak. Itulah harapan sederhana saya, menggandeng orang-orang yang saya cintai untuk bersama melangkah di pintu Surga. Amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: