Rhytem of Blues

Selamat malam angin, bagaimana kabarmu?
Berjalannya waktu tak merubah arah tujuanmu, selalu mengisi ruang kosong diantara kami semua.

Begitupun engkau sang surya. Hadir dengan gagah di siang hari, namun lembut pantulan cahayamu pun dihadirkan rembulan di malam hari.

Dan engkau embun pagi, menyejukkan hari dengan basahmu. Mengering seiring hangatnya hari, namun esok kau tetap kembali menyejukkan bumi.

Angin, Matahari, Embun pagi
Selalu hadir menemani kita, namun sering kita tak mempedulikannya. Padahal jika sedikit saja kita meluangkan waktu untuk merasakannya, sungguh akan menentramkan hati kita.

Jika buatanNya saja memberikan manfaat bagi kita, lalu bagaimanakah kita menyukuri nafas yg diberikanNya kepada kita?

*Agustus, kembali menulis ulang inspirasi jiwa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: